Senja pagi aku terbangun dari tidur yang sangat pulas aku beranjak dari kamarku untuk mandi dan makan lalu berangkat seperti biasa hobby anak muda nongrong dan cari temen, dan ngak ketinggalan ditemani secangkir kopi, aku dan teman duduk sambil main gitar udara di kampung halamanku sangat indah ditemani nyayian burung merpati.
Betapa kangets aku disaat aku lagi asik-asiknya main music tiba seorang cewek cantik menyapa dan dia mau bilang kalau besok dia mau pesta pernikahannya, aku tak tahu kalau selama ini dia itu mau menikah dan aku juga baru tahu informasi sekarang aku terkejut karena dia adalah orang yang aku cintai selama ini dan dia harus menikah dengan musuh sekelompok desaku.
Aku Hanya terdiam membisu dengan seribu bahasa yang tak jelas karena aku kehilangan semua yang aku harapakan padanya padahal aku sudah janji cepat atau lambat aku akan menikah, tapi takdir berkata lain dia tidak bisa berkata apa-apa karena ini adalah musibah harus ia jalankan karena kedua orangtuanya kurang memperhatikan dia. dia adalah korban kekerasan dari ketua musuh desaku.
Andai saja pada waktu itu aku tidak melepasnya pergi sendirian mungkin semua ini tidak akan pernah terjadi aku hanya bisa mengucapkan kepadanya kalau semua ini salah aku. dan dia hanya berkata kalau apa yang sudah terjadi ini sudah tergariskan oleh takdir maha kuasa.
Jumat, 26 Oktober 2012
Berawal dari Ketidaktahuanku
Langganan:
Posting Komentar (Atom)





0 komentar:
Posting Komentar